Pada awalnya teknologi informasi yang dikembangkan manusia
berfungsi sebagai system untuk mengenal bentuk-bentuk yang ada
disekitar.
Mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding gua,
tentang
caraberburu dan binatang buruannya.
Pada masa itu mereka mengadakan
pengidentipikasian benda benda yang ada dilingkungan sekitar mereka
tinggal dan
mewakilinya dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk dan kemudian mereka
lukis pada
dinding gua tempat mereka tinggal. Hal itu mereka lakukan karena
kemampuan
mereka dalam berbahasa memang masih terbatas pada suara dengus dan
isyarat
tangan, yang merupakan bentuk awal komunikasi manusia pada masa itu
Perkembangan selanjutnya adalah dengan diciptakan dan
digunakannya alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi dan isyarat,
seperti
gendang terompet yang terbuat dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai
tanda
peringatan adanya bahaya, dan lain-lain. Kehidupan suku-suku terasing
dipedalaman benua Amerika, Afrika, Asia hingga Australia memperlihatkan
bukti-bukti prasejarah ini. Bahkan hingga masa sejarahpun kita masih
mendengar bahwa
suku-suku terasing tersebut masih melakukan kebiasaan nenek moyang
merek.




